IMG_7217

Keunikan Arsitektur Gereja Roh Kudus Halilulik

     Pembangunan gedung gereja Roh Kudus Halilulik seperti saat ini mulai dilakukan pada tahun 1952, namun tidak seluruhnya menggunakan para pembangun lokal. Seluruh desain dan pembangunan ditangani para alumnus Ambaschchool/Ambaschonderwijs-Maumere-NTT yang setelah kemerdekaan RI masih terus berkiprah di Nusa Tenggara. Plafon dalam gereja dirancang untuk berbentuk dalam formasi melengkung agar bisa membentuk gambar setengah hati seperti tampak di atas. Desain untuk pemasangan plafon seperti ini membutuhkan ketelitian tinggi karena sulitnya membuat lengkungan untuk tampak sebagai setengah gambar hati. Desain lengkungan berfungsi untuk menyanggah kayu latah-genteng dan memberi bentuk pada bangunan, namun sebenarnya lengkungan dalam plafon sekilas tampak bukan berperanan untuk menyanggah palfon namun untuk perhitungan keindahan atau artistik saja sebab plafon dalam langit-langit bangunan dalam gereja sebenarnya langsung ditempelkan dengan atap gereja. Jadi unsur artistik sangat menonjol dibandingkan dengan fungsi asli lengkungan.  Atap gereja pada awalnya menggunakan genteng yang dicetak sendiri oleh bagian batu pada tahun 1952.

IMG_7212

Bagian altar gereja terlihat dengan 2 gambar unik(Foto: Deo Gratias di  https://www.facebook.com/pg/gerejakatolik)

     Bagian dalam desain gereja Roh Kudus ini dirancang untuk memusatkan perhatian umat pada altar misa sebagai pusat perayaan liturgi gereja. Pada belakang altar gereja di kiri dan kanan salib Kristus, terdapat 2 gambar yang masih tetap asli sampai sekarang yakni gambar peristiwa kenaikan Yesus ke surga dan gambar Roh Kudus turun atas para rasul. Gambar-gambar ini agaknya dilukiskan dalam sebuah kain khusus dari Jerman dengan memanfaatkan bias cahaya yang masuk melalui belakang gereja dan depan umat. Pencahayaan membantu tampilan warna gambar menjadi lebih jelas dengan cat-cat yang menonjol. Selama lebih dari 60 tahun terakhir, ruang dalam gereja ini menjadi tempat dilakukannya perayaan ekaristi, perayaan pentabisan imam perdana paroki Roh Kudus Halilulik (P. Dr QuidoTisera, SVD), pengucapan kaul-kaul para suster SSpS provinsi Timor, liturgi pemakaman para suster SSpS yang telah meninggal dan perayaan-perayaan gereja seluruh umat paroki termasuk permandian, sambut baru, pernikahan, dll.

IMG_7203

Foto depan gereja terlihat dari halaman depan (Foto: Deo Gratias)

     Foto depan gereja terlihat 2 atap dan salib di depan gedung gereja. Gambar gelap di depan itu ialah gambar St. Maria diangkat ke surga yang terletak pada balkon dalam gereja pada bagian dinding belakang. Gambar ini tampak jelas kalau kita naik ke atas balkon gereja lalu melihat ke belakang. Sama seperti gambar di depan, gambar di belakang juga memanfaatkan bias pencahayaan dari belakang dan depan. Cahaya makin terpancar bagus akan mempertajam tampilan warna gambar. Selain itu ialah ruang altar permandian di belakang ruang gereja yang tak sempat difoto. Altar permandian di mana terdapat 1 kumbang dari logam yang berfungsi untuk menyimpan air permandian suci untuk penerimaan sakramen permandian bagi semua umat paroki dengan wilayah meliputi bekas 2 wilayah kerajaan: Naitimu dan Mandeu pada masa lalu.