Duapuluhempat Buah Ceritera Nyata di Belu-NTT Versi Saya

Catatan Awal

     Agama/gereja dan pemerintah melarang orang supaya tidak boleh mencuri, berzinah dan mengkonsumsi Miras secara berlebihan. Siapa yang mencuri, berzinah dan minum Miras hingga mabuk berlebihan dia berdosa dan melanggar hukum negara dan hukum agama. Oleh karenanya, orang akan dihukum berat. Tentu kebiasaan mencuri, zinah dan konsumsi Miras dari segelintir orang di Belu-Malaka bukanlah potensi Domestik yang baik untuk pembangunan dan Keindonesiaan modern. Mungkinkah oleh sikap-sikap yang keliru, mereka ialah orang-orang yang ditolak di negara ini?

Continue reading Duapuluhempat Buah Ceritera Nyata di Belu-NTT Versi Saya

Rakyat Papua Harus Menerima Konsep Pertahanan Nasional, Bukan Teritorial

     Pernyataan Sekda Pemkab Tolikara Dance F Flassy yang dimuat dalam Kompas.com pada 24 Juli 2015 berjudul Tokoh Papua Minta Dua Tersangka Insiden Tolikara Tak Ditahan, cukup menarik untuk dikaji. Dalam pernyataannya, salah satu tokoh penting pemerintah Kabupaten Tolikara itu mempertanyakan, mengapa warganya ditembak tanpa bisa melakukan perlawanan. Beliau berkata, “Apa di tempat lain penanganannya kalau ada bentrok seperti itu? Mengapa kalau di Papua selalu kejadiannya warga ditembak?” kata Dance. Bagi saya Pernyataan Sekda Pemkab Tolikara ini menyuarakan rahasia dan akar paling fundamental dari keseluruhan persoalan di Papua di mana selama lima Dasawarsa, selalu terjadi tembak-menembak antara aparat TNI/POLRI dengan gerombolan bersenjata dan rakyat yang berada dalam gerombolan telah menjadi korban. Sebagai insan berilmu, saya paham pernyataan Sekda Pemkab Tolikara. Sayangnya sebagai tokoh pemerintah, beliau tidak bisa mengerti alasannya. Seharusnya sebagai petugas pemerintah dia harus menjelaskannya kepada masyarakat Tolikara.

Continue reading Rakyat Papua Harus Menerima Konsep Pertahanan Nasional, Bukan Teritorial

Lebih Dekat Mencermati Akar Peradaban Purbakala Indonesia di Belu-NTT

DSC_0000046

Tonggak-tonggak batu purba sebagai jejak-jejak perkebunan system slash and bruns di sepanjang DAS Blau noku 

Sebagai seorang guru dalam mengisi liburan panjang sekolah selama bulan Juni 2015, dari tanggal 23 Juni 2015, saya melakukan ekspedisi etnografis kecil-kecilan di sungai Blau noku-Belu-NTT untuk merekam dan meneliti tinggalan-tinggalan purbakala Indonesia di Belu-NTTPenelitian dan pengamatan ini berdasarkan kesadaran pribadi dengan merunut pada data etnografis dan realitas yang saya bacadan temui bahwa agaknya kehidupan masa pra-aksara berlangsung terus hingga saat ini. Umumnya orang-orang dari generasi tua suku-suku bangsa di Indonesia yang belum mengenal atau tidak mengetahui aksara tulisan latin secara baik dan bagus atau lancar umumnya sedikit tetap mempraktekkan hal-hal yang berbau prasejarah.

Continue reading Lebih Dekat Mencermati Akar Peradaban Purbakala Indonesia di Belu-NTT

Paket Data Opera Mini dan Facebook Telkomsel Makin Cepat, Mahal dan Singkat

      Saya pelanggan setia layanan pembelian paket Internet sejak tahun 2011 melalui *363#. Selama ini saya tidak mengalami masalah dengan layanan paket Internet yang saya beli melalui *363# dari Telkomsel untuk saya gunakan di PC/Komputer saya. Setahu saya sejak tahun 2011 hingga bulan April 2015, paket Internet layanan di PC saya selalu lancar dan tidak memiliki masalah. Artinya, Telkomsel tepat waktu dan tepat biaya serta selalu memenuhi paket layanan Internet yang dijual kepada Konsumen, yakni Rp 3500/hari hingga sekitar Rp 45.000/bulan, sedangkan untuk Opera Mini Rp 4000/hari hingga Rp 45.000/bulan. Sangat menggembirakan bahwa paket layanan internet itu, meskipun lamban namun tepat waktu sehari, seminggu dan sebulan. Umumnya para pengguna seperti saya tampak puas dan salut atas layanan paket Internet Telkomsel selama ini. Continue reading Paket Data Opera Mini dan Facebook Telkomsel Makin Cepat, Mahal dan Singkat

Mustahilkah Menghidupkan Kembali IPTN?

Blasius Mengkaka

     Kecelakaan demi kecelakaan yang dialami oleh pesawat-pesawat kita mengundang tanya, apakah mustahil menghidupkan kembali Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN) demi ikut memproduksi semua suku cadang pesawat-pesawat kita yang terbanyak merupakan hibah dan sudah berumur tua? Patut diakui untuk urusan produksi pesawat di tanah air, pikiran kita langsung pada sang mantan Presiden B.J Habibie. Untuk itulah sejarah dan eksistensi industri pesawat nasional selalu berurusan dengan sang mantan Presiden Habibie. Menghidupkan IPTN beresiko siap menghadapi sebuah industri berbiaya amat mahal bahkan mustahi bagi sebuah negara agraris dan negara berkembang seperti RI. Continue reading Mustahilkah Menghidupkan Kembali IPTN?

Jatuhnya Hercules C-130 Dengan 142 Korban, Jatuhnya Air Mata Duka Bangsa

     Di Media CNN Indonesia, tampak tangis Sahata Sihombing berderai sambil menunjukkan 2 foto almarhumah kedua anaknya Ester Yosefina Sihombing (18) dan Rita Yunita Sihombing (14). Tangisan sedih seorang ayah yang tak terperikan karena harus berpisah untuk selamanya dengan dua puteri kesayangannya. Dua puterinya yang tampak berwajah ceriah dalam foto-foto itu tampak kini adalah jenasah-jenasah dari antara 142 jenasah para korban kecelakaan pesawat Hercules di Medan, Sumatera Utara. Dengan cepat berita kecelakaan ini menyebar melalui Media-media dan mendunia. Kecelakaan pesawat telah terjadi di Medan, Sumatera Utara. Pesawat Hercules bukanlah pesawat baru, setidaknya bagi kami yang hidup di perbatasan RI-Timorleste, pesawat Hercules sering singgah atau melintas menuju atau kembali dari Dili.

Continue reading Jatuhnya Hercules C-130 Dengan 142 Korban, Jatuhnya Air Mata Duka Bangsa

Membedakan Keberanian dan Kebijaksanaan Hidup

     Kebijaksanaan hidup dan keberanian hidup itu berbeda dalam tujuannya. Kalau kebijaksanaan itu ialah karya akal budi aktif yang berhubungan dengan pengertian dalam memandang yang ilahi di mana hasil utamanya ialah pengetahuan teoritis, namun tetap menandakan keaktifan akal budi. Sedangkan keberanian itu dalam hubungan dengan bimbingan terhadap kehidupan praktis. Continue reading Membedakan Keberanian dan Kebijaksanaan Hidup

Kebaikan dan Keluhuran Budi Harus Merajai Manusia dan Dunia

     Dalam suasana liburan sekolah ini, saya lebih banyak mengambil waktu untuk merenung sendiri dan merefleksikan tentang kehidupan dalam sosialitas kehidupan di sekolah. Selama satu tahun penuh kehidupan sekolah dengan kegiatan belajar-mengajarnya berjalan dinamis dan tanpa kompromi. Patut disadari bahwa mengejar cita-cita untuk kemajuan tanpa pikiran dalam, sering mengorbankan hal-hal di sana-sini.

Continue reading Kebaikan dan Keluhuran Budi Harus Merajai Manusia dan Dunia

Kupernah Coba Mencari Lautan di Langit Yang Biru

Kupernah Coba Mencari Lautan di Langit Yang Biru
-

 

      Gunung Mandeu di Belu-NTT

     Aku lahir dan besar di tempat yang jauh dari laut, tepatnya di sebuah desa pada pedalaman Timor Tengah. Pada tempat itu, keseharianku lebih dekat dengan ladang, gunung dan hutan. Ketika aku mendengar ceritera-ceritera ayah tentang laut, akupun ingin ke laut. Waktu itu dengan mata telanjang, aku pernah coba mencari lautan di langit yang biru. Hasilnya nihil. Lalu setelah duduk di bangku sekolah, aku pernah membaca bahwa para ahli angkasa luar telah menemukan sebuah planet yang memiliki air sama seperti planet bumi. Aku pernah berangan bahwa langit di siang hari merupakan sebuah cermin besar yang memotret pemandangan laut di bawahnya. Padahal lautan itu nyata ada di pantai bumiku. Hikmahnya jangan kita mencari kesia-siaan karena bila kita coba mencarinya, kita akan terus berada dalam kesia-siaan.

Continue reading Kupernah Coba Mencari Lautan di Langit Yang Biru