Category Archives: Pokok

Semalam Kepepet di Terminal Kota

       Terminal harus terasa nyaman agar perjalanan nyaman. Sebaiknya terminal didesain untuk memberikan peluang kepada para penumpang yang kepepet bisa berbaring sejenak. Sekarang ini layanan terminal-terminal masih terasa amburadul dan belum terlalu nyaman. Paling tidak itulah kesan saya, setelah saya merasakan sendiri merasa kepepet di malam dini hari pada suatu perjalanan saya ke Kupang.

     Pada bulan Mei 2016, Dinas PPO kab. Belu menugaskan saya bersama beberapa orang guru SMA di Atambua untuk mengikuti kegiatan Bimtek Kurikulum SMA tingkat propinsi NTT tahun 2016 selama 4 hari di hotel cendana Kupang. Saya diminta untuk check in di hotel cendana dari jam 08.00 Wita hingga 14.00 Wita keesokan harinya. Setelah mendapatkan SK penugasan dari dinas pendidikan kabupaten Belu, saya pergi ke bendahara sekolah untuk mengambil uang transport sekaligus akomodasi untuk 1 orang.

Continue reading Semalam Kepepet di Terminal Kota

Moratorium PNS: Sejarah, Implikasi dan Analisis Kebijakan

Pemerintah RI setiap tahun menerapkan kebijakan moratorium PNS. Penerapan moratorium ini tentunya menimbulkan implikasi yang sangat luas, bukan saja bagi kebijakan penerimaan PNS, namun juga bagi penerimaan pegawai swasta dan pendidikan. Secara etimologis, kata moratorium berasal dari kata bahasa latin yakni kata morare yakni menunda. Kata ini kemudian diberlakukan dalam hubungan dengan tenaga kerja, dan muncul pertama kali saat diskursus politik tahun 1875 di Amerika Serikat. Pada masa konflik AS dengan Vietnam merupakan titik pangkal dalam lintasan sejarah dunia dengan munculnya pergerakan moratorium (moratorium movement) para warga AS.

Saat itu semua warga Amerika-yang kemudian diikuti oleh warga negara lain di beberapa belahan dunia-melancarkan aksi protes damai dengan menunda melakukan pekerjaan mereka selama beberapa waktu untuk menuntut Pemerintah Amerika Serikat menghentikan keterlibatannya dalam Perang Vietnam. Dalam pemerintahan NKRI kata moratorium dipakai dalam hubungan dengan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Moratorium PNS artinya penghentian sementara penerimaan PNS.

Continue reading Moratorium PNS: Sejarah, Implikasi dan Analisis Kebijakan

Indahnya Persatuan Indonesia

images (56)

Para diakon setelah misa tahbisan di Seminari Tinggi Ledalero (Foto:Seminariledalero.org)

Indonesia merupakan negara yang berdasarkan pada Pancasila. Dengan sila pertamanya berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, memberikan pengakuan kepada 6 agama-agama resmi yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Tionghoa. Dari antara 6 agama-agama itu ada 2 agama yang dari sisi keimanan sama-sama mengakui Kristus sebagai Juruselamat yang dalam sejarahnya pernah bersatu. Kini masing-masing berdiri sendiri sebagai 2 institusi agama yang berbeda yakni agama kristen Protestan dan agama Kristen Katolik atau gereja Katolik. Kedua agama kristen ini hidup di tengah agama mayoritas Islam di Indonesia.

Continue reading Indahnya Persatuan Indonesia

Marilah Kita Memberi Kasih di Masa Adventus

074508400_1425351282-03032015-kappija1 (2)

Foto ini berisi kunjungan salah satu kelompok ke panti asuhan orang cacat mental Tulamalae yang dikelola oleh para suster ALMA (Foto:citizen6.liputan6.com)

Hari ini (5/12/2016), saya melakukan kegiatan yang bagi saya merupakan kegiatan nyata dalam membagi dan berbela rasa. Sayang sekali bahwa kunjungan singkat saya itu tidak terrekam dalam foto karena saya tidak membawa tustel. Namun kunjungan itu masih membekas dalam hati dan ingatan saya. Sebagai orang beragama katolik, saya yakin bahwa masa adventus ialah masa persiapan untuk menerima kadatangan Sang Almasih, Sang Penebus dosa umat manusia. Sekitar jam 14.50, motor yang saya tumpangi memasuki area halaman panti asuhan Bakhti Luhur Tulamalae-Atambua yang dikelola oleh para suster ALMA. Setelah menunggu beberapa menit, seorang suster ALMA keluar menemui saya.

Continue reading Marilah Kita Memberi Kasih di Masa Adventus

Meneropong Masalah TKI dan Perlunya Reorientasi Pendidikan di NTT

Seorang rekan Kompasianer (sebutan untuk penulis Kompasiana.com) pernah menulis, “Kekurangan besar bagi orang Flores (NTT) ialah mayoritas angkatan kerja mereka bekerja sebagai para pekerja kasar di Malaysia, dll. Ratusan ribu orang Flores (NTT) bekerja di berbagai sektor sebagai pekerja kasar. Andaikata mereka memiliki pemikiran kreatif, tentu banyak tenaga kerja bisa tercipta di NTT sendiri”.

Membaca tulisan ini, sebagai pendidik di NTT, saya langsung terhenyak dan menggugat pendidikan di NTT. Seberapa tajam tanggapan para pendidik di NTT terhadap kenyataan di  NTT sendiri? Bagaimana langkah yang ditempuh para pendidik terhadap realitas ini, bahwa sebagian besar angkatan kerja NTT bukan terserap di industri vital dan penting di negeri ini sebagai penggagas atau sebagai pengelola, namun lebih banyak terserap sebagai para TKI atau para pekerja kasar di Malaysia, dll.

Continue reading Meneropong Masalah TKI dan Perlunya Reorientasi Pendidikan di NTT

Pilihlah Makanan Yang Sehat, Bergizi dan Seimbang

Kesibukan bekerja membuat kita melupakan makanan pilihan yang sehat, bergizi dan seimbang. Semakin kita hanyut bekerja semakin kita melupakannya. Atau kita cenderung memilih makanan instan dengan kadar vitamin dan mikrokimia yang sedikit. Semuanya ini sangat berbahaya bagi kesehatan kita.

Rokok, alkohol dan menuman keras bisa menambah keadaan gizi yang gawat bagi kesehatan manusia. Perlahan-lahan manusia akan mengalami kelemahan kinerja dan kesulitan hidup. Ini akibat ketidaksadaran semata-mata. Maka kesadaran untuk memilih makanan yang sehat, bergizi dan seimbang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Makanan sehat, bergizi, dan seimbang harus kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Zat makanan disebut juga biomolekul karena merupakan senyawa atau molekul kimia yang dibutuhkan untuk dapat hidup dengan baik (bio = hidup; molekul = senyawa). Zat makanan tersebut dapat dikelompokkan menurut jumlah yang dibutuhkan oleh makhluk hidup yaitu zat makanan makro dan zat makanan mikro. Zat makanan makro, yaitu zat makanan yang diperlukan tubuh dalam jumlah besar, antara lain berupa karbohidrat, protein, lemak, dan air. Zat makanan mikro, yaitu zat makanan yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit, antara lain berupa vitamin dan mineral.

1. Karbohidrat 

Karbohidrat mempunyai beberapa fungsi bagi tubuh antara lain sebagai berikut.

  1. Sumber energi utama dan tidak dapat diganti dengan sumber energi yang lain pada beberapa organ, yaitu otak, lensa mata, dan sel saraf.
  2. Menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh.
  3. Membantu proses penyerapan kalsium.
  4. Bahan pembentuk senyawa kimia yang lain, misalnya lemak dan protein.
  5. Berperan penting dalam penurunan sifat, misalnya karbohidrat dengan atom C lima buah merupakan komponen asam nukleat (DNA, RNA).
Makanan Sehat, Bergizi, dan Seimbang
Makanan Sumber Karbohidrat

Jika diuraikan, ternyata karbohidrat hanya terdiri dari tiga unsur, yaitu karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Senyawa yang termasuk karbohidrat sangat banyak mulai dari senyawa sederhana hingga senyawa dengan berat molekul 500.000 atau lebih. Karbohidrat mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Dengan mengonsumsi karbohidrat yang cukup. manusia dapat memperoleh energi untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat maka kita harus mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat.

Di dalam tubuh, karbohidrat disimpan  dalam dua bentuk, yaitu tersimpan dalam otot dan hati berupa glikogen dan tersimpan dalam darah berupa glukosa. Untuk menjadi dua bentukan seperti itu, karbohidrat melalui serangkaian proses metabolisme dalam tubuh.

Macam-macam Karbohidrat

Monosakarida
Merupakan golongan gula sederhana yang memiliki satu gugus gula. Golongan ini memiliki karakteristik mudah larut dalam air dan terasa manis. Monosakarida terdiri atas glukosa, fruktosa, dan galaktosa

Disakarida
Merupakan golongan gula majemuk, yang memiliki dua gugus gula. Golongan ini memiliki karakteristik sama seperti pada monosakarida. Disakarida terdiri atas dua monosakarida.

Polisakarida
Merupakan golongan gula majemuk yang memiliki lebih dari sepuluh gugusan gula. Golongan ini memiliki karakteristik tidak terasa manis, tidak dapat larut dalam air, tetapi larut dalam koloid dan tidak dapat melewati membran semipermiabel.

Apabila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, maka karbohidrat akan masuk dalam sistem pencernaan dan akhirnya sampai pada usus halus sehingga terjadi penyerapan karbohidrat. Selanjutnya, karbohidrat masuk ke dalam aliran darah dalam bentuk glukosa (B), kemudian melalui vena porta glukosa dibawa ke hati dan diubah menjadi glikogen (C). Pembentukan glikogen ini terbatas, sehingga kelebihan glukosa akan diubah menjadi asam lemak yang akan disimpan di dalam jaringan lemak (D). Dari peristiwa ini kita dapat menjelaskan, penyebab seseorang yang kelebihan karbohidrat menjadi gemuk. Glukosa dapat diubah menjadi glikogen dengan bantuan hormon insulin. Pada kasus seseorang kekurangan hormon insulin, maka proses pembentukan glikogen menjadi glukosa terhambat, akibatnya kadar glukosa dalam darah meningkat dan inilah yang mengakibatkan seseorang menderita penyakit diabetes melitus.

Glikogen juga dapat diubah menjadi glukosa apabila dibutuhkan dengan adanya hormon adrenalin. Melalui proses glikolisis dan rangkaian proses kimiawi, maka glukosa dan glikogen akan diubah menjadi asam piruvat (E) dan kemudian melalui proses siklis masuk siklus krebs menghasilkan karbon dioksida dan air kemudian melepaskan energi berupa ATP. Proses ini berlangsung dengan dibantu enzim sitokrom (F). Asam piruvat tidak semuanya masuk dalam siklus krebs, sebagian lagi diubah menjadi asam laktat yang disimpan di dalam jaringan otot. Inilah yang menyebabkan pegal dan lelah pada otot kita (G). Dari jaringan otot, asam laktat ini akan diangkut oleh darah menuju hati dan diubah menjadi asam piruvat, kemudian diubah kedalam bentuk glikogen kembali (H).

2. Protein

Tahu, tempe, atau kedelai merupakan makanan yang banyak mengandung protein Protein merupakan senyawa organik kompleks yang terdiri atas unsur C, H, O dan kadang-kadang mengandung unsur S dan P (belerang dan fosfor).

Protein hewani antara lain berasal dari ikan, susu, daging, telur dan lain-lain, sedangkan protein nabati diperoleh dari biji-bijian, kacang-kacangan, dan juga sayuran. Protein hewani lebih baik daripada protein nabati karena mengandung asam-asam amino esensial yang lengkap, baik macam dan jumlahnya, sehingga disebut protein yang sempurna. Protein nabati kurang sempurna karena walaupun mengandung asam amino esensial yang lengkap tetapi jumlahnya sedikit, sehingga jumlahnya tidak dapat mencukupi untuk proses pertumbuhan tubuh.

Protein sangat dibutuhkan oleh tubuh, tetapi kebutuhannya berbedabeda untuk masing-masing orang. Hal ini tergantung dari usia, berat badan, jenis kelamin, wanita hamil, kondisi kesehatan, iklim, dan lain-lain.

Pada dasarnya protein memiliki fungsi di dalam tubuh, antara lain:

Continue reading Pilihlah Makanan Yang Sehat, Bergizi dan Seimbang

Kenangan Tiga Hari-Tiga Malam di Pantai Suailoro (1992)

Situasi SMA Seminari Lalian di tahun 1992, intensitas hidup harian meningkat tajam. Doa-doa harian, kegiatan OSIS, kerja, kegiatan rumah dan kegiatan akademis berintensitas tinggi. Bukan hanya saat itu saja, namun intensitas dan warna kehidupan dengan dinamika tinggi telah mewarnai SMA Seminari Lalian, salah satu Seminari Menengah di Indonesia yang didirikan Uskup pribumi Indonesia kedua, Mgr. Gabriel Manek, SVD itu. Kegiatan dalam keseharian ialah kerja dan berdoa, selain itu kegiatan akademis dan kegiatan pertunjukkan berjalan lancar. Orkestra seni musik, seni pertunjukkan, seni ukir digembleng oleh para musisi dan seniman lokal misalnya Aloysius Neno, BA, dll. Saya ingat, tahun-tahun itu, Timor-Timur masih bergabung dengan RI.

Dalam suatu sidang, Romo Vinsent Naben, Pr dan Rm. Emanuel Hane, Pr memutuskan untuk keluarga besar Seminari Lalian mengadakan kegiatan lawatan ke paroki Suai dalam rangka aksi panggilan. Persiapanpun dimulai. Saat itu konsumsi untuk keluarga besar Seminari dilakukan untuk 3 hari tiga malam penuh. Kami berangkat dari Lalian dengan 2 jenis mobil yakni Bus Gemilang dan truk-truk. Truk-truk memuat barang-barang termasuk urusan konsumsi sedangkan bus untuk manusia. Kami tiba di Suai sekitar jam 14.00 Wita langsung diarahkan pastor paroki Suai menuju kawasan Suailoro.  Benteng Portugis di Suailoro (Foto: patnpiptimor.wrodpress.com) Kompleks benteng Portugis tersembunyi rimbunan pohon beringin 

Continue reading Kenangan Tiga Hari-Tiga Malam di Pantai Suailoro (1992)

Duka-ku di “Musim Gugur” 2015

     Dua guru baru itu menjawab sapaanku di sebuah Angkutan Kota ketika tanpa sengaja kami duduk berhadap-hadapan di dalam mobil itu. Aku menyapa mereka lebih dahulu dengan menyebut di tempat manakah mereka turun? “Di sebelah tugu selamat datang”, kata keduanya beriringan. Lalu percakapan kamipun mengalir lancar. Dari situ aku baru tahu bahwa keduanya merupakan guru-guru tidak tetap yang ditugaskan di Belu oleh pemerintah pusat. Saat itu memang akhir bulan Agustus 2015, saat dedaunan gugur ke bumi di kiri kanan jalan raya tempat di mana berkali-kali saya lalu lalang menuju tempat karyaku sebagai guru.

     Kataku kepada mereka, “Andaikan para peneliti musim lebih cerdas, mereka pasti akan tahu bahwa di Timor-NTT sebenarnya sudah ada 3 musim selama bertahun-tahun, yakni musim kemarau, “musim gugur” dan musim hujan”, dan kulihat salah seorang guru itu menatapku tajam. Ia berasal dari Melayu namun tinggal di Kalimantan. “Justeru di Kalimantan sana, kami tak seenak menikmati lamanya musim kemarau sepertimu di sini apalagi “musim gugur”, dahulu hanya ada hujan-dan hujan sepanjang tahun. Musim-musim bagi kami hanyalah hujan dan hujan”, katanya.

Continue reading Duka-ku di “Musim Gugur” 2015

Lebih Dekat Mencermati Akar Peradaban Purbakala Indonesia di Belu-NTT

DSC_0000046

Tonggak-tonggak batu purba sebagai jejak-jejak perkebunan system slash and bruns di sepanjang DAS Blau noku 

Sebagai seorang guru dalam mengisi liburan panjang sekolah selama bulan Juni 2015, dari tanggal 23 Juni 2015, saya melakukan ekspedisi etnografis kecil-kecilan di sungai Blau noku-Belu-NTT untuk merekam dan meneliti tinggalan-tinggalan purbakala Indonesia di Belu-NTTPenelitian dan pengamatan ini berdasarkan kesadaran pribadi dengan merunut pada data etnografis dan realitas yang saya bacadan temui bahwa agaknya kehidupan masa pra-aksara berlangsung terus hingga saat ini. Umumnya orang-orang dari generasi tua suku-suku bangsa di Indonesia yang belum mengenal atau tidak mengetahui aksara tulisan latin secara baik dan bagus atau lancar umumnya sedikit tetap mempraktekkan hal-hal yang berbau prasejarah.

Continue reading Lebih Dekat Mencermati Akar Peradaban Purbakala Indonesia di Belu-NTT